Radiator aluminium dan radiator tembaga-kuningan memiliki karakteristik korosi yang berbeda, sehingga kompatibilitas coolant dengan material radiator menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan produk yang digunakan.
Karakteristik Korosi pada Radiator Aluminium
Radiator aluminium lebih rentan terhadap korosi galvanis jika dikombinasikan dengan logam lain dalam sistem pendingin, sehingga membutuhkan coolant dengan inhibitor yang dirancang khusus untuk melindungi material aluminium.
Karakteristik Korosi pada Radiator Tembaga-Kuningan
Radiator tembaga-kuningan yang umum ditemukan pada kendaraan dan mesin generasi lama memiliki ketahanan korosi yang berbeda, umumnya membutuhkan formulasi coolant dengan inhibitor yang menargetkan perlindungan logam tembaga dan seng.
Kenapa Coolant HOAT Cocok untuk Kedua Jenis Material Radiator
Coolant HOAT diformulasikan dengan kombinasi inhibitor organik dan anorganik yang memberikan proteksi luas terhadap berbagai jenis logam, menjadikannya pilihan yang kompatibel baik untuk radiator aluminium maupun tembaga-kuningan.
Risiko Menggunakan Coolant yang Tidak Sesuai Material Radiator
Menggunakan coolant yang tidak dirancang untuk material radiator tertentu berisiko mempercepat korosi galvanis, terutama pada sistem dengan kombinasi material logam yang berbeda dalam satu sirkuit pendingin.
Cara Memastikan Kompatibilitas Coolant dengan Radiator Anda
Periksa dokumen TDS coolant untuk memastikan kompatibilitas material yang dicantumkan, dan konsultasikan dengan supplier jika sistem pendingin Anda menggunakan kombinasi material radiator yang berbeda-beda.
Butuh coolant yang kompatibel dengan material radiator mesin Anda?
Konsultasi dengan Tim Kami